



Pada hape X8, ada dua jenis touchpad, untuk versi hape lama keluaran synaptic, dan yang baru kebanyakan pake cypress
Cek dulu hape, versi yang mana. Caranya jalankan adb lewat cmd
adb start-server adb wait-for-device
Lalu colokkan hape ke kompi.
jalankan perintah
adb shell "dmesg | grep cyttsp-i2c"
apabila ada tulisan seperti di bawah berarti x8 anda pakai cypress, tetapi jika gak ada maka kemungkinan pakai synaptic
cyttsp_i2c_probe: Successful registration cyttsp-i2c
Untuk mengecek apakah pake synaptic (jika gak kedetek cypress)
adb shell "dmesg | grep synaptics_ts_probe"
apabila ada tulisan seperti di bawah berarti x8 anda pakai synaptic
synaptics_ts_probe: Start
Asumsi : Hape sudah ter-root, dan punya Adb.exe di kompi
Download module ax8mt.ko dari Forum XDA atau kunjungi forum http://forum.xda-developers.com/showthread.php?t=1135965
Setelah itu ambil file ax8mt.ko, buka cmd lalu jalankan perintah
adb push d:\lokasi\folder\donlod\ax8mt.ko /system/lib/modules
#kalau terjadi error karena file system read-only, jalankan dulu adb remount
selnajutnya load module tersebut
adb shell "insmod /system/lib/modules/ax8mt.ko"
Untuk mengecek apakah module sudah terload, jalankan perintah
adb shell "dmesg | grep ax8mt"
Dan harusnya mengandung kata kata seperti berikut ini
<6>[ 1125.493602] ax8mt: module v005 loaded <6>[ 1125.503263] cyttsp-i2c 0-0024: ax8mt_cyttsp_setup_input_dev: Registered input device cyttsp-spi <6>[ 1125.503288] ax8mt: Enjoy dual touch now<6>[ 1125.503320] ax8mt_init: Mode set to: andyx
Apabila sukses pada tahap ini, coba saja Pinch Zoom, misal pada galery atau coba pakai untuk main game yang butuh dua input bersamaan (misal main emulator game GBA yang harus menekan tommbol arrow bersamaan dengan tombol loncat). Jika sudah terasa lancar tidak ada isu, saat nya menginstall ke hw_config.sh agar tiap booting , ponsel meload module ax8mt.ko otomatis
Ambil file hw_config.sh di folder /system/etc
adb pull /system/etc/hw_config.sh "C:\lokasi\folder\anda\"
Setelah itu buka pakai NOTEPAD++ (kalau notepad biasa gak ngenalin line feed jadinya kayak gak ganti baris gitu)
Tambahkan baris berikut di paling awal
# ax8mt Multitouch support insmod /system/lib/modules/ax8mt.ko
Simpan, lalu push kembali ke dalam ponsel
adb push "C:\lokasi\folder\anda\hw_config.sh" /system/etc
OK. Selesai
Asumsi : Hape sudah ter-root, dan punya Adb.exe di kompi
Download module x8gesture.ko dari Forum XDA atau kunjungi forum http://forum.xda-developers.com/showthread.php?t=1004740
Setelah itu ambil file x8gesture.ko, buka cmd lalu jalankan perintah
adb push d:\lokasi\folder\donlod\x8gesture.ko /system/lib/modules
#kalau terjadi error karena file system read-only, jalankan dulu adb remount
selnajutnya load module tersebut
adb shell "insmod /system/lib/modules/x8gesture.ko"
Untuk mengecek apakah module sudah terload, jalankan perintah
adb shell "dmesg | grep X8Gesture"
Dan harusnya mengandung kata kata bahwa x8gesture loaded
Apabila sukses pada tahap ini, coba saja Pinch Zoom, misal pada galery atau coba pakai untuk main game yang butuh dua input bersamaan (misal main emulator game GBA yang harus menekan tommbol arrow bersamaan dengan tombol loncat). Jika sudah terasa lancar tidak ada isu, saat nya menginstall ke hw_config.sh agar tiap booting , ponsel meload module ax8mt.ko otomatis
Ambil file hw_config.sh di folder /system/etc
adb pull /system/etc/hw_config.sh "C:\lokasi\folder\anda\"
Setelah itu buka pakai NOTEPAD++ (kalau notepad biasa gak ngenalin line feed jadinya kayak gak ganti baris gitu)
Tambahkan baris berikut di paling awal
# X8Gesture Multitouch support insmod /system/lib/modules/x8gesture.ko #dx: add gestures
Simpan, lalu push kembali ke dalam ponsel
adb push "C:\lokasi\folder\anda\hw_config.sh" /system/etc
OK. Selesai




Wireless sensor network merupakan sekumpulan sensor otomatis yang letaknya terdistribusi di berbagai tempat, dimana setiap titik sensor di dalam jaringan sensor dilengkapi dengan radio transceiver atau semacam alat komunikasi wireless. Sensor tersebut bekerja bersama-sama dan biasanya digunakan untuk memonitor kondisi lingkungan fisik, antara lain: suhu, gerakan, suara, getaran, perubahan warna, dan lain-lain. Setiap titik/node sensor biasanya dilengkapi juga dengan mikrokontroler dan sumber energi (biasanya battery atau mungkin solar cell). Sebuah Wireless sensor network biasanya merupakan jaringan wireless ad-hoc, yang berarti bahwa setiap sensor mendukung algoritma routing multi-hop dimana node-node juga berfungsi sebagai forwarder yang me-relay paket data ke stasiun pusat. Penggunaan arsitektur ad-hoc dalam wireless sensor network dikarenakan arsitektur ini yang paling tepat dan paling murah untuk diterapkan dalam wireless, mengurangi biaya key factor pada banyak jaringan, seperti instalasi, maintenance dan ongoing operational needs. Karakteristiknya antara lain : self transformation function, self repair feature, dan multi hop function
|
Gambar arsitektur sederhana Wireless Sensor Network |
Dari segi ukuran, node di dalam sensor network memiliki ukuran fisik bervariasi. Harganya juga bervariasi bergantung pada ukuran sensor network serta kompleksitas dari sensor. Wireless sensor network memiliki karakteristik yang unik, antara lain:
- Daya / power yang dapat disimpan atau dipanen sangat terbatas, oleh karena itu sangat penting untuk menggunakan device yang hemat energi.
- Kemampuan menahan kondisi lingkungan yang keras. Device yang digunakan kemungkinan diletakkan di daerah yang mungkin saja bersuhu ekstrim atau di daerah daerah berbahaya, sehingga kemampuan ini sangat penting menjaga sensor tetap bisa digunakan meskipun kondisi lingkungan sangat ekstrim.
- Mobilitas dari node dan topologi jaringan yang dinamis. Device yang digunakan bisa saja lokasinya berpindah – pindah, misalkan sensor yang diletakkan pada armada truck pengiriman barang yang mana digunakan untuk men-tracking posisi dari armada pengiriman tersebut.
- Adanya kemungkinan kegagalan komunikasi ataupun kesalahan operasi
- Heterogenitas dari node, baik dari segi hardware (ukuran sensor, device yang digunakan, dan lain-lain) maupun software. Selain itu kemampuan yang dimiliki oleh device pun juga bisa beraneka ragam.
- Jumlah node dalam wireless sensor network bisa diperbanyak, yang membatasi jumlahnya adalah bandwidth dari gateway.
Wireless sensor network bisa diterapkan diberbagai bidang, umumnya digunakan untuk melakukan aktivitas monitoring dan tracking. Dalam bidang antisipasi dan pencegahan bencana, sensor dapat digunakan untuk mendeteksi kemungkinan bencana. Sensor diletakkan di berbagai daerah, ketika kemungkinan adanya bencana terdeteksi maka sensor akan mengirimkan data ke stasiun pusat. Selanjutnya di stasiun pusat terjadi pengolahan data, memberikan early warning system akan adanya bencana kepada para penduduk. Pemberitahuan dapat melalui berbagai media, melalui internet, ataupun sms. Selain itu, informasi dari sensor sensor dalam wireless sensor network digabungkan dengan Geographic Information System dimungkinkan untuk mengetahui dimana titik aman yang terlindung dari bencana. Para penduduk selanjutnya bisa mengambil informasi tersebut dan mengeceknya pada GPS untuk melihat peta lokasi dari daerah yang aman bencana. Pada bidang pertanian, wireless sensor network dapat diterapkan untuk memonitor tanaman atau areal pertanian, misalkan saja tanaman teh. Tanaman teh dimana daun siap dipetik dengan daun belum siap dipetik memiliki warna yang berbeda. Sensor dapat memonitor citra daun teh, mengirimkannya ke stasiun pusat melalui wireless, kemudian dengan teknik image processing dapat diketahui daerah mana dari areal perkebunan yang sudah siap untuk dipetik.
|
Gambar Contoh device yang digunakan sebagai sensor dalam Wireless Sensor Network |
Dari desain yang ada, yang jelas, sensor dalam Wireless sensor network bisa digunakan untuk mendapatkan data secara real time. Dan dengan adanya wireless, memberikan keuntungan sehingga alat bisa diletakkan dimana saja dan dapat dipantau meskipun dari jarak jauh.




WCF merupakan akronim dari Windows Communication Foundation, salah satu teknologi baru dari Microsoft yang memungkinkan aplikasi dalam lingkungan terdistribusi berkomuniksi satu sama lain. WCF adalah model pemrograman lengkap untuk membangun aplikasi berorientasi layanan. Teknologi ini memungkinkan pengembang untuk membangun solusi aman, handal, dan mendukung transaksi, yang dapat terintegrasi lintas platform serta mampu beroperasi dengan investasi yang ada (Mike Liu, 2008).
WCF merupakan cara termudah membuat dan mengkonsumsi service pada platform microsoft maupun .NET. Dengan menggunakan WCF, pengembang dapat fokus pada aplikasi mereka daripada fokus ke protokol komunikasi, karena WCF meng-enkapsulasi terhadap teknologi dan pekerjaan teknis, sehingga pengembang bisa lebih produktif (Steve Resnick, 2008).
WCF mendukung berbagai teknologi seperti : Web service, Binary .NET to .NET communication, Distributed Transaction, Queued Messaging, RESTful Communication, serta mendukung WS-* Spesification.
Karena WCF mendukung komunikasi melalui Web Service maka WCF akan dapat saling beroperasi dengan aplikasi platform lain yang mendukung SOAP. Selain itu WCF juga mendukung spesifikasi WS-* sehingga menyediakan kehandalan, keamanan, dan transaksi ketika berkomunikasi dengan platform lain yang juga mendukung spesifikasi WS-* (David Chappel, 2007). WCF tidak mengharuskan untuk menggunakan protokol HTTP, tetapi juga bisa menggunakan TCP. Pertukaran message pun bisa menggunakan selain SOAP, tetapi bisa juga menggunakan XML sederhana ataupun JSON.
Berikut ini adalah beberapa komponen dasar dari WCF
Service
Sebuah service adalah unit fungsionalitas yang diekspos ke public (Juval Löwy, 2007). Sebuah service memiliki sekumpulan endpoint yang digunakan untuk berkomunikasi dengan client.
Gambar 3.4 Service endpoint
Sebuah service juga memiliki service description yang memberitahukan ke publik bagaimana service tersebut dapat diakses, dan apa saja fungsionalitas yang tersedia pada service tersebut. Deskripsi paling umum yang biasa digunakan adalah WSDL, tapi kita juga dapat menggunakan cara lain misal menggunakan XSD Schema, WS-Policy, dan WS-MEX (WS-Metadata Exchange) (Scott Klein, 2007). Ketika kita melihat service lebih dalam lagi, di dalamnya akan terdapat komponen komponen seperti Binding, Service contract, dan kode program dari service.
Endpoint
Sebuah endpoint merupakan komponen dari service yang berkomunikasi dengan client dan menyediakan operasi operasi dari service. Sebuah service memiliki paling sedikit satu endpoint. Setiap endpoint memiliki address / alamat nya sendiri yang berbeda dengan endpoint yang lain (Scott Klein, 2007).
Address
WCF adress adalah lokasi / alamat spesifik dari service atau endpoint, tempat dimana message akan dikirim. Semua WCF service di-deploy pada address spesifik, dan mendengarkan request yang masuk pada address tersebut. WCF address memberikan dua informasi penting, yaitu: lokasi dari service dan protokol transport / skema transport yang digunakan untuk berkomunikasi dengan service. WCF address umumnya dituliskan dalam format URI / Unified Resource Identifier (Mike Liu, 2008).
Berikut ini format penulisan WCF Address :
[transport]://[machine or domain][:optional port]
WCF mendukung protokol atau transport schema berikut ini (Juval Löwy, 2007):
· HTTP
WCF dapat menggunakan http untuk transportnya. Apabila diperlukan dapat dikonfigurasi untuk menggunakan https yang lebih aman.
Contoh penulisan http://localhost:8001
· TCP
Untuk transport yang menggunakan alamat TCP, dapat dituliskan net.tcp pada URI address. Umumnya jika menggunakan TCP, juga diberikan nomer port, tetapi jika port tidak disebutkan maka digunakan port 808.
Contoh penulisan net.tcp://localhost:8002/MyService
· Peer Network
WCF service juga dapat menggunakan PeerToPeer (P2P) untuk skema transportnya. Tidak semua skenario harus berupa server-client, akan tetapi bisa juga peer-to-peer.
Contoh penulisan net.p2p://SimpleChatService
· IPC (Inter-Process Communication over named pipes)
Daripada menggunakan transport TCP ataupun HTTP yang lebih ditujukan untuk komunkasi melalui jaringan, service dapat menggunakan IPC / Named Pipe sebagai mekanisme transport. Named Pipe merupakan mekanisme standar pada Windows untuk komunikasi antar proses di dalam suatu mesin. Pada WCF, service yang dikonfigurasi menggunakan Named Pipe hanya dapat menerima request dari mesin yang sama. Konsekuensinya, untuk penulisan address harus menyebutkan nama local machine dari komputer tersebut atau dengan menuliskan localhost sebagai nama mesin.
Contoh penulisan net.pipe://localhost/MyPipe
· MSMQ
Untuk skenario yang memerlukan mekanisme antrian dapat menggunakan skema transport Microsoft Management Queue (MSMQ).
Contoh penulisan net.msmq://localhost/private/MyService
Contract
WCF contract adalah sekumpulan spesifikasi yang mendefinisikan interface dari WCF service (Mike Liu, 2008). Sebuah service WCF berkomunikasi dengan aplikasi lain berdasarkan contract tersebut. Ada beberapa tipe contract yang digunakan
Service contract merupakan interface dari WCF Service. Pada dasarnya kontrak ini mendefinisikan apa saja yang dapat dilakukan oleh service, termasuk nama service, namespace dari service, dan beberapa settingan lainnya. Di dalam interface dapat didefinisikan method atau operasi dari service. Suatu service WCF paling sedikit memiliki satu service contract.
Operation contract dideklarasikan di dalam service contract. Kontrak ini mendefinisikan parameter dan tipe pengembalian dari suatu operasi. Suatu operasi dapat mengambil tipe data primitif seperti integer sebagai parameter, namun bisa juga mengambil tipe data yang kompleks misalnya class. Suatu operation contract juga dapat untuk mendefinisikan setting level operasi, seperti: fault contract dari operasi, arah dari operasi (one-way, two-way, both-way), serta aliran transaksi dari operasi.
Data contract adalah tipe data dari WCF service. Seluruh tipe data yang digunakan oleh WCF service harus dideskripsikan di dalam metadata sehingga aplikasi lain dapat beroperasi dengan service. Sebuah data contract dapat digunakan oleh operation contract sebagai parameter atau return type, atau bisa juga digunakan oleh message contract untuk mendefinisikan elemen. Untuk tipe data primitif tidak perlu didefinisikan data contract.
Jika data contract digunakan untuk mendefinisikan tipe data dari service, maka message contract lebih digunakan untuk mendefinisikan format message dari SOAP. Message contract mendefinisikan elemen dari message serta settingan dan keamanan yang dapat diberlakukan pada level message.
Pada operation contract dari WCF service dapat dideklarasikan fault contract, jika terjadi suatu error dan error tersebut dapat dikembalikan kepada aplikasi pemanggil, maka aplikasi pemanggil akan diperingatkan dengan error tersebut. Tipe error ini disebut sebagai fault contract. Fault contract adalah opsional, artinya suatu operation contract dapat tidak diasosiasikan dengan fault contract atau diasosiasikan dengan banyak fault contract.
Binding
Binding adalah konfigurasi yang mendefinisikan bagaimana suatu endpoint dari service berkomunikasi dengan dunia luar. Setiap endpoint harus memiliki sebuah binding. Binding pada dasarnya sekumpulan properti yang mendefinisikan bagaimana pola transport, message, dan kemanan (Scott Klein, 2007). Binding dapat diatur secara programatik dalam kode, maupun melalui file konfigurasi. WCF telah mendefinisikan sekumpulan binding yang bisa langsung digunakan, antara lain: basicHttpBinding, wsHttpBinding, wsDualHttpBinding, netTcpBinding, dan lain-lain. Dari binding yang tersedia tersebut, kita dapat menggunakan yang sesuai dengan kebutuhan kita.
Behavior
Behavior mengontrol karakteristik runtime dari service atau endpoint (Scott Klein, 2007). Perbedaan antara behavior dengan binding adalah, behavior digunakan untuk mengkonfigurasi eksekusi lokal, sedangkan binding mengkonfigurasi pada level komunikasi. Ada banyak jenis dari behavior, tapi behavior tersebut dapat dikelompokkan dalam tiga tipe utama, yaitu: Service Behavior, Endpoint Behavior, dan Operation Behavior (Steve Resnick, 2008). Sebagai contoh, pada kelompok service behavior terdapat konfigurasi yang mengatur tenggang waktu timeout dari transaksi, mengatur jumlah maksimum sesi yang terjadi bersamaan, mengatur jumlah maksimum pemanggilan operasi yang terjadi bersamaan, mengatur apakah diijinkan mempublikasi metadata dari service, dan lain-lain. Behavior dapat diatur secara programatik dalam kode, maupun melalui file konfigurasi.
Hosting
Suatu WCF service haruslah diwadahi (di-hosting-kan) dalam suatu lingkungan agar supaya service tersebut dapat ditemukan dan digunakan oleh aplikasi lainnya. WCF Host adalah aplikasi yang mengontrol masa hidup dari service (Mike Liu, 2008). Ada beberapa cara melakukan hosting service WCF
Suatu service WCF dapat di-hosting pada dirinya sendiri, sehingga service berjalan sebagai suatu aplikasi tersendiri dan mengontrol masa hidupnya sendiri. Ini merupakan teknik termudah, akan tetapi beberapa fitur menjadi terbatas.
Windows service adalah proses yang dikelola oleh sistem operasi Windows dan secara otomatis proses tersebut berjalan ketika Windows berjalan. WCF service juga dapat di-hosting-kan sebagai Windows service di suatu mesin / komputer.
Cara ini dengan meng-hosting-kan WCF service ke IIS. IIS merupakan web server buatan Microsoft untuk platform Windows. Kelebihan cara ini adalah dapat memanfaatkan kemudahan fitur pengelolaan yang ada pada IIS untuk mengelola WCF service. Kelemahan cara ini adalah WCF service hanya dapat memanfaatkan protokol HTTP saja.
Windows Process Activation Service (WAS) adalah mekanisme aktivasi proses untuk Windows Server 2008, Windows 7, dan Windows vista. WAS memiliki kelebihan yang sama seperti pada IIS Hosting, akan tetapi WAS memungkinkan digunakannya skema transport selain HTTP untuk WCF Service.


More Options ...
Categories
Tag Cloud
Blog RSS
Comments RSS

Void « Default
Life
Earth
Wind
Water
Fire
Light 